Berita Terupdate Dan Terpercaya

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

Saturday, December 13, 2025

BUPATI LAMPUNG TENGAH ARDITO WIJAYA KENA OTT KPK



Bandar Lampung - Dekan FISIP Universitas Dharma Wacana Kota Metro Sudarman Mersa mengatakan, apa pun yang terjadi pada kepala daerah, baik tersangkut masalah hukum ataupun tidak, roda pemerintahan daerah tidak boleh berhenti. 

Hal itu dikatakan Sudarman terkait kasus yang menjerat Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

Hal itu menyusul ditetapkannya Bupati Lamteng Ardito Wijaya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah/janji terkait pengadaan barang/jasa serta penerimaan lainnya (gratifikasi) di lingkungan Pemkab Lamteng tahun 2025. 


Selain Ardito, ada empat tersangka lain yang ditetapkan KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (10/12/2025). 

Mereka adalah anggota DPRD Lamteng Riki Hendra Saputra; adik Ardito, Ranu Hari Prasetyo; Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Lamteng Anton Wibowo; dan Direktur PT Elkaka Mandiri Mohamad Lukman Sjamsuri.

Menurut Sudarman, fungsi pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Mengingat kondisi saat ini, Ardito Wijaya menjadi tersangka dalam kasus korupsi fee proyek, posisi Bupati Lampung Tengah harus segera diisi agar pemerintahan di daerah tersebut dapat berjalan dengan baik," kata Sudarman, Jumat (12/12/2025).

"Untuk penunjukan Plt bupati, umumnya dilakukan saat bupati definitif berhalangan. Hal ini melibatkan usulan dari gubernur kepada Menteri Dalam Negeri," sambungnya.

Sudarman melanjutkan, penunjukan Plt tersebut bersifat sementara sampai putusan terhadap Ardito mempunyai kekuatan hukum tetap. 

Hal tersebut tertuang dalam pasal 83 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Disebutkan bahwa bupati yang tersangkut masalah pidana diberhentikan sementara oleh menteri. 

"Demikian juga tertuang dalam pasal 81 yang mengatakan bahwa wakil bupati ditunjuk sebagai pelaksana tugas bupati sampai kasus tersebut mendapat kekuatan hukum tetap," tutupnya.

Otomatis

Sementara itu, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) Budiono mengatakan, Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri secara otomatis mengambil alih tugas dan wewenang apabila bupati berhalangan sementara.

"Sesuai UU tentang Pemerintahan Daerah, maka wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan sementara," ujar Budiono, Jumat (12/12/2025).

"Secara administratif, gubernur selaku wakil pemerintah daerah menunjuk wakil bupati sebagai pejabat sementara kepala daerah. Hal tersebut tertuang dalam pasal 65 ayat 4 dan pasal 66 ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah," sambungnya. 

 (Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidik)



Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Kena OTT KPK, Begini Kata Pengamat, https://lampung.tribunnews.com/lampung/1197445/bupati-lampung-tengah-ardito-wijaya-kena-ott-kpk-begini-kata-pengamat.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto

Thursday, December 11, 2025

Desa Balerejo Jadi Tuan Rumah Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten 2025

 


Balerejo — Pada Rabu, 04 Juni 2025, Desa Balerejo, Kecamatan Batanghari, menjadi lokasi pelaksanaan Lomba 10 Program Pokok PKK dan Pemanfaatan Pekarangan Tingkat Kabupaten Lampung Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Balerejo dan berjalan dengan tertib serta penuh antusias dari seluruh peserta dan tamu undangan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, unsur Forkopimcam, Kapolsek Batanghari, Koramil, perangkat desa, kader PKK, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat dan unsur terkait menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan peran PKK di tingkat desa.

Dalam kegiatan lomba ini, TP PKK Desa Balerejo menampilkan berbagai inovasi dan pencapaian sesuai dengan 10 Program Pokok PKK, termasuk pemberdayaan keluarga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan keluarga, pemanfaatan pekarangan, serta pembinaan lingkungan hidup. Berbagai produk unggulan dan dokumentasi kegiatan PKK turut dipresentasikan kepada tim penilai dari kabupaten.

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur memberikan apresiasi atas kesiapan Desa Balerejo dalam mengikuti lomba serta menekankan pentingnya peran PKK dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Suparno menyampaikan bahwa pemerintah desa terus mendukung seluruh kegiatan PKK sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kader PKK untuk terus berinovasi serta menjadi pemicu kemajuan program PKK di Desa Balerejo.

Desa Balerejo Gelar Rembug Stunting Tahun 2025 untuk Percepatan Penurunan Stunting


Balerejo —
 Dalam rangka mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, Pemerintah Desa Balerejo menyelenggarakan Rembug Stunting pada tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025 bertempat di Balai Desa Balerejo. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi, mengendalikan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pencegahan stunting.

Acara dihadiri oleh perangkat desa, kader kesehatan, pendamping desa, bidan desa, unsur PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga berisiko stunting. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan keseriusan Desa Balerejo dalam memperkuat sinergi antar lembaga demi tercapainya target penurunan stunting.

Pada sesi pembukaan, perangkat desa menyampaikan pentingnya komitmen bersama dalam penanganan stunting secara menyeluruh, mulai dari perbaikan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Peserta kemudian mengikuti pemaparan data dan grafik capaian stunting melalui dashboard monitoring yang menampilkan persentase keluarga berisiko, kondisi balita, serta indikator layanan kesehatan di desa.

Dalam rapat rembug tersebut, para peserta melakukan identifikasi masalah mulai dari faktor gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, akses layanan posyandu, pemenuhan makanan tambahan, hingga pola asuh keluarga. Selain itu, bidan desa memberikan penjelasan terkait langkah intervensi spesifik seperti pemantauan ibu hamil, penanganan anemia, pemberian tablet tambah darah, serta edukasi gizi seimbang.

Kader posyandu bersama pendamping desa turut menyampaikan hasil pemantauan lapangan terkait balita yang memerlukan perhatian khusus. Data tersebut kemudian dibahas untuk menentukan keluarga yang perlu mendapatkan pendampingan intensif melalui program-program desa seperti bantuan makanan tambahan, penguatan posyandu, dan kegiatan edukasi bagi orang tua.

Hasil Rembug Stunting menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya:

  1. Peningkatan validitas dan pembaruan data stunting secara berkala melalui kader posyandu.

  2. Optimalisasi pelayanan posyandu, terutama bagi balita yang mengalami masalah gizi.

  3. Penguatan edukasi keluarga mengenai pola makan sehat, kebersihan lingkungan, dan stimulasi tumbuh kembang.

  4. Penguatan kolaborasi lintas sektor melibatkan pemerintah desa, PKK, bidan, serta lembaga desa lainnya.

  5. Penyusunan rencana aksi desa (RAD) penurunan stunting sebagai tindak lanjut dari forum rembug.

Forum rembug ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di Desa Balerejo sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Pemerintah Desa Balerejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, Desa Balerejo optimis dapat mencapai target penurunan stunting secara berkelanjutan.

Peringatan HUT Desa Balerejo ke-85 dan Pengajian Triwulanan PAC Muslimat Batanghari

Balerejo — Pemerintah Desa Balerejo menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun Desa Balerejo ke-85 yang dirangkaikan dengan Pengajian Triwulanan PAC Muslimat Batanghari pada Minggu, 06 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Balerejo. Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta para tamu undangan.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, Ibu Camat Batanghari, perangkat desa, pengurus PAC Muslimat Batanghari, tokoh masyarakat, serta jamaah Muslimat se-Kecamatan Batanghari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Kepala Desa Balerejo dan Camat Batanghari, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Rowo Tanggal, Desa Balerejo, selaku penceramah undangan. Penyampaian materi pengajian berlangsung hangat, edukatif, dan memberikan pesan moral bagi masyarakat.



Sebagai puncak rangkaian peringatan, pada malam harinya diselenggarakan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang dari Solo, Jawa Tengah, yang disaksikan oleh masyarakat umum dan para tamu undangan. Pertunjukan ini menjadi wujud pelestarian budaya Jawa sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Peringatan HUT Desa Balerejo ke-85 diharapkan semakin memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Pemerintah Desa Balerejo menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.