Berita Terupdate Dan Terpercaya

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

LAMPUNG "Sai Bumi Ruwa Jurai"

Lampung, adalah sebuah provinsi di bagian ujung selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota, yaitu Bandar Lampung dan Metro, serta 13 kabupaten

Saturday, December 13, 2025

BUPATI LAMPUNG TENGAH ARDITO WIJAYA KENA OTT KPK



Bandar Lampung - Dekan FISIP Universitas Dharma Wacana Kota Metro Sudarman Mersa mengatakan, apa pun yang terjadi pada kepala daerah, baik tersangkut masalah hukum ataupun tidak, roda pemerintahan daerah tidak boleh berhenti. 

Hal itu dikatakan Sudarman terkait kasus yang menjerat Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

Hal itu menyusul ditetapkannya Bupati Lamteng Ardito Wijaya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah/janji terkait pengadaan barang/jasa serta penerimaan lainnya (gratifikasi) di lingkungan Pemkab Lamteng tahun 2025. 


Selain Ardito, ada empat tersangka lain yang ditetapkan KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (10/12/2025). 

Mereka adalah anggota DPRD Lamteng Riki Hendra Saputra; adik Ardito, Ranu Hari Prasetyo; Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Lamteng Anton Wibowo; dan Direktur PT Elkaka Mandiri Mohamad Lukman Sjamsuri.

Menurut Sudarman, fungsi pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Mengingat kondisi saat ini, Ardito Wijaya menjadi tersangka dalam kasus korupsi fee proyek, posisi Bupati Lampung Tengah harus segera diisi agar pemerintahan di daerah tersebut dapat berjalan dengan baik," kata Sudarman, Jumat (12/12/2025).

"Untuk penunjukan Plt bupati, umumnya dilakukan saat bupati definitif berhalangan. Hal ini melibatkan usulan dari gubernur kepada Menteri Dalam Negeri," sambungnya.

Sudarman melanjutkan, penunjukan Plt tersebut bersifat sementara sampai putusan terhadap Ardito mempunyai kekuatan hukum tetap. 

Hal tersebut tertuang dalam pasal 83 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Disebutkan bahwa bupati yang tersangkut masalah pidana diberhentikan sementara oleh menteri. 

"Demikian juga tertuang dalam pasal 81 yang mengatakan bahwa wakil bupati ditunjuk sebagai pelaksana tugas bupati sampai kasus tersebut mendapat kekuatan hukum tetap," tutupnya.

Otomatis

Sementara itu, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) Budiono mengatakan, Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri secara otomatis mengambil alih tugas dan wewenang apabila bupati berhalangan sementara.

"Sesuai UU tentang Pemerintahan Daerah, maka wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan sementara," ujar Budiono, Jumat (12/12/2025).

"Secara administratif, gubernur selaku wakil pemerintah daerah menunjuk wakil bupati sebagai pejabat sementara kepala daerah. Hal tersebut tertuang dalam pasal 65 ayat 4 dan pasal 66 ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah," sambungnya. 

 (Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidik)



Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Kena OTT KPK, Begini Kata Pengamat, https://lampung.tribunnews.com/lampung/1197445/bupati-lampung-tengah-ardito-wijaya-kena-ott-kpk-begini-kata-pengamat.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto

Thursday, December 11, 2025

Desa Balerejo Jadi Tuan Rumah Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten 2025

 


Balerejo — Pada Rabu, 04 Juni 2025, Desa Balerejo, Kecamatan Batanghari, menjadi lokasi pelaksanaan Lomba 10 Program Pokok PKK dan Pemanfaatan Pekarangan Tingkat Kabupaten Lampung Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Balerejo dan berjalan dengan tertib serta penuh antusias dari seluruh peserta dan tamu undangan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, unsur Forkopimcam, Kapolsek Batanghari, Koramil, perangkat desa, kader PKK, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat dan unsur terkait menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan peran PKK di tingkat desa.

Dalam kegiatan lomba ini, TP PKK Desa Balerejo menampilkan berbagai inovasi dan pencapaian sesuai dengan 10 Program Pokok PKK, termasuk pemberdayaan keluarga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan keluarga, pemanfaatan pekarangan, serta pembinaan lingkungan hidup. Berbagai produk unggulan dan dokumentasi kegiatan PKK turut dipresentasikan kepada tim penilai dari kabupaten.

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur memberikan apresiasi atas kesiapan Desa Balerejo dalam mengikuti lomba serta menekankan pentingnya peran PKK dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Suparno menyampaikan bahwa pemerintah desa terus mendukung seluruh kegiatan PKK sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kader PKK untuk terus berinovasi serta menjadi pemicu kemajuan program PKK di Desa Balerejo.

Desa Balerejo Gelar Rembug Stunting Tahun 2025 untuk Percepatan Penurunan Stunting


Balerejo —
 Dalam rangka mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, Pemerintah Desa Balerejo menyelenggarakan Rembug Stunting pada tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025 bertempat di Balai Desa Balerejo. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi, mengendalikan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pencegahan stunting.

Acara dihadiri oleh perangkat desa, kader kesehatan, pendamping desa, bidan desa, unsur PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga berisiko stunting. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan keseriusan Desa Balerejo dalam memperkuat sinergi antar lembaga demi tercapainya target penurunan stunting.

Pada sesi pembukaan, perangkat desa menyampaikan pentingnya komitmen bersama dalam penanganan stunting secara menyeluruh, mulai dari perbaikan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Peserta kemudian mengikuti pemaparan data dan grafik capaian stunting melalui dashboard monitoring yang menampilkan persentase keluarga berisiko, kondisi balita, serta indikator layanan kesehatan di desa.

Dalam rapat rembug tersebut, para peserta melakukan identifikasi masalah mulai dari faktor gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, akses layanan posyandu, pemenuhan makanan tambahan, hingga pola asuh keluarga. Selain itu, bidan desa memberikan penjelasan terkait langkah intervensi spesifik seperti pemantauan ibu hamil, penanganan anemia, pemberian tablet tambah darah, serta edukasi gizi seimbang.

Kader posyandu bersama pendamping desa turut menyampaikan hasil pemantauan lapangan terkait balita yang memerlukan perhatian khusus. Data tersebut kemudian dibahas untuk menentukan keluarga yang perlu mendapatkan pendampingan intensif melalui program-program desa seperti bantuan makanan tambahan, penguatan posyandu, dan kegiatan edukasi bagi orang tua.

Hasil Rembug Stunting menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya:

  1. Peningkatan validitas dan pembaruan data stunting secara berkala melalui kader posyandu.

  2. Optimalisasi pelayanan posyandu, terutama bagi balita yang mengalami masalah gizi.

  3. Penguatan edukasi keluarga mengenai pola makan sehat, kebersihan lingkungan, dan stimulasi tumbuh kembang.

  4. Penguatan kolaborasi lintas sektor melibatkan pemerintah desa, PKK, bidan, serta lembaga desa lainnya.

  5. Penyusunan rencana aksi desa (RAD) penurunan stunting sebagai tindak lanjut dari forum rembug.

Forum rembug ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di Desa Balerejo sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Pemerintah Desa Balerejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, Desa Balerejo optimis dapat mencapai target penurunan stunting secara berkelanjutan.

Peringatan HUT Desa Balerejo ke-85 dan Pengajian Triwulanan PAC Muslimat Batanghari

Balerejo — Pemerintah Desa Balerejo menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun Desa Balerejo ke-85 yang dirangkaikan dengan Pengajian Triwulanan PAC Muslimat Batanghari pada Minggu, 06 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Balerejo. Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta para tamu undangan.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, Ibu Camat Batanghari, perangkat desa, pengurus PAC Muslimat Batanghari, tokoh masyarakat, serta jamaah Muslimat se-Kecamatan Batanghari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Kepala Desa Balerejo dan Camat Batanghari, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Rowo Tanggal, Desa Balerejo, selaku penceramah undangan. Penyampaian materi pengajian berlangsung hangat, edukatif, dan memberikan pesan moral bagi masyarakat.



Sebagai puncak rangkaian peringatan, pada malam harinya diselenggarakan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang dari Solo, Jawa Tengah, yang disaksikan oleh masyarakat umum dan para tamu undangan. Pertunjukan ini menjadi wujud pelestarian budaya Jawa sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Peringatan HUT Desa Balerejo ke-85 diharapkan semakin memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Pemerintah Desa Balerejo menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Rapat Evaluasi KPM RDS Desa Balerejo Tahun 2025

 


Balerejo — Rabu, 10 Desember 2025.

Pemerintah Desa Balerejo melaksanakan Rapat 3 Bulanan Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Rumah Desa Sehat bertempat di Aula Balai Desa Balerejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, bersama bidan desa, pendamping desa, Ibu-ibu PKK, kader kesehatan, serta seluruh anggota KPM.

Rapat triwulanan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan desa dalam tiga bulan terakhir sekaligus menyusun langkah dan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menuju Desa Balerejo Sehat 2025.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suparno menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas kerja keras mereka dalam mengawal berbagai program kesehatan di desa. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan kesadaran hidup bersih, serta memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Bidan desa dan pendamping desa turut memberikan laporan dan arahan terkait perkembangan kesehatan masyarakat, program gizi, kesehatan ibu dan anak, serta penguatan kelembagaan KPM agar semakin efektif dalam menjalankan tugas di lapangan.

Rapat berlangsung aktif melalui penyampaian laporan, diskusi, serta penyusunan rencana tindak lanjut untuk kegiatan triwulan berikutnya. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Balerejo.

Monday, December 08, 2025

Pengukuhan dan Pelantikan Tim Pembina Posyandu Desa Balerejo Resmi Digelar untuk Masa Bhakti 2025–2030

 

Balerejo, 17 September 2025 – Pemerintah Desa menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Tim Pembina Posyandu untuk masa bhakti 2025–2030 pada hari Rabu, 17 September 2025. Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta lembaga desa. Hadir dalam acara tersebut Ibu Camat Kecamatan Batanghari, yang memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan tim baru. Selain itu, tampak pula Danramil Batanghari, perwakilan Pendamping Desa (PD), anggota BPD, serta berbagai lembaga desa lainnya yang turut memberikan kesaksian dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, pihak kecamatan menegaskan bahwa keberadaan Tim Pembina Posyandu sangat penting untuk memastikan layanan kesehatan dasar berjalan optimal dan tepat sasaran. Posyandu diharapkan dapat terus menjadi tempat edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pelayanan kesehatan rutin bagi masyarakat.

Pemerintah desa juga menyampaikan bahwa Tim Pembina Posyandu yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja secara profesional, berkoordinasi dengan baik, dan memberikan inovasi-inovasi positif demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di desa. Dengan masa bhakti yang berlangsung hingga tahun 2030, tim ini diberi amanah untuk menjalankan program-program strategis yang telah direncanakan.

Acara ditutup dengan sesi doa bersama serta foto bersama para tamu undangan. Dengan terbentuknya Tim Pembina Posyandu masa bhakti 2025–2030, diharapkan pelayanan kesehatan di desa semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Desa Balerejo Mulai Pengecoran Jalan Menuju Makam Dusun Gunantoro




Pemerintah Desa Balerejo Mulai Laksanakan Pengecoran Jalan Menuju Makam Dusun Gunantoro

Balerejo, 18 November 2025 – Pemerintah Desa Balerejo secara resmi memulai kegiatan pengecoran jalan desa pada ruas jalan yang menghubungkan permukiman warga dengan area makam Dusun Gunantoro. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembangunan prioritas pemerintah desa dalam rangka meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pekerjaan pengecoran dipimpin langsung oleh Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, yang turut memastikan bahwa setiap tahap pelaksanaan berjalan sesuai rencana. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan dari pihak Kecamatan, yang memberikan dukungan sekaligus melakukan monitoring sebagai bagian dari pengawasan pembangunan infrastruktur desa.

Menurut penjelasan pemerintah desa, kondisi jalan menuju makam sebelumnya sering dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang sempit, berlubang, serta mudah becek ketika hujan dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama saat ada kegiatan keagamaan maupun prosesi pemakaman. Melalui pengecoran ini, diharapkan akses menuju makam menjadi lebih layak, aman, dan bisa dilalui sepanjang tahun tanpa kendala cuaca.

Selain itu, pembangunan jalan ini juga merupakan salah satu bentuk pemanfaatan anggaran desa yang diarahkan pada sektor infrastruktur. Pemerintah desa menegaskan bahwa peningkatan fasilitas umum merupakan prioritas, karena kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari mobilitas, kegiatan sosial, hingga ekonomi warga.

Pihak kecamatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Balerejo yang telah merencanakan kegiatan ini dengan matang. Mereka berharap proses pelaksanaan dapat berjalan sesuai standar teknis sehingga hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan berumur panjang.

Kepala Desa Balerejo, Bapak Suparno, juga mengajak warga untuk turut menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur desa.

Dengan dimulainya pekerjaan pengecoran ini, masyarakat Desa Balerejo menyambut positif langkah pemerintah sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pengecoran jalan menuju makam Dusun Gunantoro diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga desa.

“Gotong Royong Jumat Bersih, Desa Balerejo Tingkatkan Kepedulian Lingkungan”

 


Kegiatan Jumat Bersih di Desa Balerejo Wujudkan Lingkungan Sehat dan Kebersamaan Warga


Balerejo, 28 November 2025 — Pemerintah Desa Balerejo kembali menggelar kegiatan Jumat Bersih sebagai upaya rutin menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan desa. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh perangkat desa, ketua RT/RW, karang taruna, serta puluhan warga dari berbagai dusun.

Kegiatan dimulai dengan apel singkat di halaman Balai Desa Balerejo. Dalam sambutannya, Kepala Desa Balerejo menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Ia menyampaikan bahwa gotong royong bukan hanya tradisi turun-temurun, tetapi juga modal sosial yang harus terus dijaga. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan bergotong royong, pekerjaan berat terasa lebih ringan dan hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Setelah apel, warga kemudian menyebar ke beberapa titik yang telah ditentukan, termasuk area saluran air yang tersumbat, pinggir jalan desa, halaman fasilitas umum, serta area pemukiman yang membutuhkan pembersihan. Para peserta terlihat aktif mencabuti rumput liar, mengangkat sampah yang menumpuk, menyapu jalan desa, hingga memotong ranting pohon yang mengganggu akses jalan.

Di sepanjang kegiatan, suasana kekeluargaan terlihat sangat kuat. Warga saling membantu membawa peralatan, mengangkut sampah, hingga bekerja sama mengerjakan bagian yang membutuhkan tenaga lebih. Tidak sedikit warga yang menyiapkan air minum dan makanan ringan sebagai bentuk dukungan bagi peserta kegiatan.

Ketua Karang Taruna Desa Balerejo yang turut hadir menyatakan bahwa generasi muda juga harus terlibat aktif dalam kegiatan sosial seperti ini. “Kami ingin anak muda menjadi motor penggerak kebersihan desa. Kegiatan seperti Jumat Bersih ini dapat menjadi wadah positif untuk memperkuat kepedulian sosial,” katanya.

Kegiatan Jumat Bersih ditutup sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah semua area selesai dibersihkan, warga kembali berkumpul di balai desa untuk melakukan evaluasi singkat. Pemerintah desa mengapresiasi kerja sama seluruh warga yang telah ikut serta dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin mingguan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Desa Balerejo berharap dapat menjadi desa percontohan dalam hal kepedulian lingkungan dan kerja sama masyarakat. Kegiatan Jumat Bersih diharapkan tidak hanya memberikan dampak langsung pada kebersihan desa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.

Thursday, July 03, 2025

integritas akbp seminar sebayang dan kesaksian tentang kejujurannya


Jakarta - Sebagai seorang pendidik di kepolisian, AKBP Seminar Sebayang selalu mengajarkan soal integritas dan kejujuran. Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) itu juga menekankan tentang hidup sederhana sesuai dengan pendapatan.

"Saya hidup kita itu harus sesuai dengan penghasilan kita, jangan membeli hal-hal yang tidak kita butuhkan. Kemampuan kita seberapa, gunakan kemampuan kita itu untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan melebihi dari pada itu, nanti sengsara sendiri nanti," kata Sebayang dalam wawancara kandidat Hoegeng Awards 2025.

AKBP Seminar Sebayang merupakan salah satu kandidat 3 besar Hoegeng Awards 2025 kategori Polisi Berintegritas. detikcom datang ke SPN Sulteng untuk melihat lebih dekat dan mendalami kesaksian tentang AKBP Seminar Sebayang.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum menjadi kepala SPN, Sebayang bertugas di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, selama 13 tahun. Pada awal Maret 2025 lalu, Seminar Sebayang menjabat sebagai Kepala SPN Sulteng.

"Di Setukpa itu kita mendidik perwira, tentu ini lebih menantang, sedangkan di sini kita mendidik orang yang sipil menjadi seorang polisi, ini juga punya tantangan tersendiri karena mereka dari nol kita bentuk menjadi seorang polisi," kata Sebayang.

Baca artikel detiknews, "Integritas AKBP Seminar Sebayang dan Kesaksian tentang Kejujurannya" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-7991835/integritas-akbp-seminar-sebayang-dan-kesaksian-tentang-kejujurannya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/